BREAKING NEWS

Jumat, 20 Juli 2012

Teknologi Informasi Mengurangi Silaturahmi

Fenomena teknologi informasi kini semakin menyebar hingga ke pelosok desa. Bahkan pengguna telepon seluler di negara kita termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Hampir semua orang di negeri ini sudah punya hape. Dari harga seratus ribuan sampai jutaan rupiah. Tak jarang satu orang punya lebih dari satu gadget dengan berbagai nomor telpon dari operator yang berbeda.

SMS alias pesan singkat sudah menjadi media komunikasi sehari-hari. Aplikasi media sosial seperti facebook dan twitter sudah banyak digunakan untuk berbagai tujuan. Teman atau saudara yang terpisah oleh ruang dan waktu pun bisa kembali bertemu. Meski hanya di monitor komputer atau layar kaca. Tak pernah bertatap muka.

Selain dampak positif, teknologi juga punya sisi negatif yang terkadang tak disadari. Teknologi informasi bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Artinya orang-orang yang jauh dan jarang bertemu bisa lebih dekat karena adanya teknologi. Kita bisa saling memberi kabar dan tahu perkembangan masing-masing dengan berkirim pesan. Bisa juga dengan melihat-lihat status dan foto-foto yang ada di Facebooknya.

Namun di sisi lain, orang-orang yang tadinya dekat dengan kita bisa menjadi jauh karena teknologi. Seorang bapak atau ibu bisa menjadi jauh dan kurang peduli dengan anaknya karena sibuk BBMan, facebookan dan sebagainya. Sudah banyak kejadian anak yang “terlantar” karena keasyikan orangtuanya menggunakan media sosial. Terkadang omongan anak atau orang lain tidak begitu kita perhatikan ketika gadget sedang dalam genggaman.

Hubungan silaturahmi antara saudara atau teman pun bisa berkurang karena teknologi. Berapa kali kita tidak menjenguk saudara atau teman yang sedang sakit? Kita lebih sering mengucapkan doa atau harapan agar cepat sembuh melalui sms atau kirim pesan di wall FB. Begitu juga dengan momen-momen lain yang seharusnya secara fisik kita hadir di sana untuk bertatap muka dengan keluarga.

Seakan-akan ketidakhadiran kita bisa digantikan dengan suara di telepon dan untaian kata di layar kaca. Sebelum ramadhan, biasanya kita berkunjung ke keluarga dan berziarah ke makam orangtua. Kunjungan ini adalah saat tepat untuk saling memaafkan untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci. Sebagian orang sudah menggantikan kunjungan ini dengan telepon bahkan sms saja. Padahal silaturahmi tidak tergantikan dengan teknologi. Sangat beda bertemu langsung dengan keluarga dibandingkan dengan membaca pesan dari mereka.

Inilah yang sering disebut dengan HIGH TECH, LOW TOUCH. Semakin tinggi teknologi, semakin rendah hubungan antar manusia. Di negara maju sudah banyak menggunakan teknologi canggih sehingga mereka kurang perlu lagi bertemu dengan orang. Terkadang dengan keluarga sendiri pun mereka tak begitu peduli. Mereka menjadi masyarakat yang individualis dan kurang keakraban serta kekerabatannya.

Kitapun bisa menjadi seperti masyarakat barat yang kurang erat hubungan kekeluargaannya. Teknologi seharusnya digunakan untuk memudahkan manusia berhubungan dengan manusia lainnya. Teknologi tidak bisa menggantikan silaturahmi. Hati hanya akan saling mengikat erat ketika sering berjumpa di dunia nyata. Namanya juga dunia maya, silaturahmi yang terjalin di sana hanya semu belaka. Apakah anda setuju dengan saya? atau anda punya pendapat yang berbeda? silakan tuliskan komentar anda.

Share this:

Posting Komentar

 
Back To Top
Distributed By www.surafm.com | Designed By OddThemes