BREAKING NEWS

Kamis, 19 Juli 2012

Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Segera Terlaksana

Dalam kurun waktu dekat ini Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar akan segera menjalankan program Kebijakan dan Strategi Dalam Perluasan Skema Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat yang bertujuan untuk menurunkan Deforestasi dan Degradasi serta meningkatkan kesejahteraan Masyarakat khususnya kalangan petani.

Program ini akan diberi nama Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Nagari (PELANA) yang mana akan mengembangkan Ekonomi Hijau (Bangau) dengan mengedepankan penggunaan teknologi ramah lingkungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan, Penatagunaan Lahan Berbasis DAS (TAHAN) sebagai bahagian resolusi konflik terhadap pemanfaatan lahan, Rehabilitasi dan Mitigasi Bencana (RELAMINA) dalam rangka perbaikan kualitas lingkungan hidup dan peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana.

"Program ini merupakan salah satu Fasilitasi Percepatan Pengembangan Hutan Nagari, Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang mana berguna untuk Mendorong peran nagari dalam perlindungan dan pengamanan hutan (PPHBN),"ujar Hendri Octavia, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Rabu (11/7).

Untuk program ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 2010 lalu, namun itu masih dalam tahap uji coba, diperkirakan akhir tahun ini semua program dapat dijalankan sesuai dengan rencana. Untuk daerah yang menjadi pilihan dari program Pelana ini diantaranya Jorong Simancuang Nagari Alam Pauh Duo Kec. Pauh Duo Kab.Solok Selatan dengan luas lahan 650 hektar, Nagari Simanau Kec. Tigo Lurah Kab. Solok dengan luas lahan 1.088 hektar dan Telah diberikan Hak Pengelolaan oleh Gubernur Sumbar sesuai dengan SK No. 522/43/2012 tgl. 19 Januari 2012.

Diharapkan dengan adanya program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuat ekosistem hutan Sumbar tetap terjaga.

Share this:

Posting Komentar

 
Back To Top
Distributed By www.surafm.com | Designed By OddThemes